There was an error in this gadget

Sunday, July 11, 2010

FF: DBSK, u-know 1shot

hahahay... author come back niy...
buat yg udah komen kemarin, makasih banyak ya... ^^ ini versi lengkapnya. jadi... kalau bersedia comment lagi. coz ada bagian yang di edit+ditambah juga, hehe
ya udah langsung aja.
happy reading ^^
---------------------------------------------------------------------------
Title: DBSK, u-know
Cast: all member dbsk
Disclaimer: murni imajinasi saya


DBSK, u-know


7 maret 2013

Keputusan sidang untuk gugatan jaeyoosu sudah keluar. Ketiganya mendapatkan haknya keluar dari SME dan boleh bersama-sama HoMin lagi. Mereka diperbolehkan menggunakan nama Dong Bang Shin Ki sebagai nama grup mereka.

Tapi bagi Yunho, keputusan itu sangat terlambat. Karena mereka sudah tak aktif di dunia hiburan lagi. Jae Joong harus istirahat total karena terserang penyakit jantung. Junsu, baru diketahui mengidap pengerasan hati. Yoochun, kehilangan penglihatannya akibat kecelakaan menuju konser J.Y.J setahun lalu. Dan Changmin, baru diketahui kedua ginjalnya bermasalah saat dia pingsan dilokasi syuting film perdananya.

-Yunho POV-
Aku menengadahkan kepalaku. Beberapa menit yang lalu aku baru saja memutuskan mememui mereka. Kami akan bersama-sama bangkit kembali. Karena aku menyadari bahwa terlambat belum tentu berakhir...

Kulajukan mobilku. Satu cahaya jatuh di retina mataku. Hey, apa ini cahaya harapan?
--end Yunho POV--


-Changmin POV-

Aku baru menjalani operasi 7 hari lalu. Karena itu aku masih terbaring di sini.
Pintu kamar rawatku terbuka. Kudapati satu sosok yang kubanggakan. Leader terbaik buatku, Jung Yunho.
'Hyung? Kau datang?'
Yunho tersenyum. 'Sudah baikan?' katanya lalu duduk di kursi sampingku.
'Yah, sedikit. Apa kabarmu, Hyung?'
'Masih gelisah memikirkan grup kita.'
'Ah.. Iya. Aku tidak sabar menunggu kita berkumpul lagi.' ^^
'Hm-mm. Aku juga tak sabar menunggu kalian bersama-sama lagi.' ^_^
'Ah..apa kabar mereka ya?'
'Baru selesai operasi juga.' =D
'Jeongmal? Wahh...'
Yunho mengangguk. Ia tersenyum bijak padaku.
'O.ya. Datanglah ke Sungai Han tanggal 14 nanti. Kita rayakan kebersamaan kita di sana. Oke?'
Aku mengangguk. =D
'Baiklah. Aku mengunjungi mereka dulu ya.'
^^d
-end Changmin POV-


-Jae Joong POV-

Hey, rasanya aneh menemukan diriku hidup dengan jantung yang baru. Hm..rasanya nyaman sekali. Bagaimana keadaan yang lain ya?
'Annyeng boo..'
Deg!
Suara ini?! 'Yun?' aku memutar posisiku.
Mata tajam. Dagu yang runcing. Di bola matanya yang hitam terpantul sosokku.
'Kau sudah baikan sekarang?'
Aku segera mengangguk. Airmataku hampir jatuh.
'Mian, terlambat mengunjungimu..'
'Gwenchana..' sahutku cepat.
'Aku tak bisa lama-lama Boo..'
'Eh?'
'Aku kemari cuma mau memberitahu, 14 maret nanti ke sungai Han. Jangan lupa.' :D
Ia lantas berlalu. Kenapa rasanya aneh sekali...
'o,ya Boo. Anak bungsu kita, minnie, sekarang baik-baik saja.'
Aku tertawa. Sudah berapa lama kami tidak melakukan adegan fanservice ini?
Ia melambai kemudian pergi. tapi... apa dia tak terburu-buru? aneh...
--end Jae Joong POV--

-Junsu POV-
Aku menghirup udara pagi yang segar dari jendela kamar rawatku.
Aku bersenandung lagu Picture of You.
'... More than the air i breathe..'
Ck.ck.ck! Sebuah tepuk tangan kudengar.
Aku segera menoleh. Eh? Hyung?
'Sudah lama tak kudengar suara lumba-lumbamu, Su.'
Aku tergelak.
'Juga tawa ini.'
Aku tertawa lagi.
'Kau nampak sehat. Untunglah ada hati cocok ya?'
'Hm-mm. Aku sudah dengar kabar itu. Rasanya tak sabar untuk berkumpul kembali.' n.n
=D 'Aku juga.'
'O,ya? Mana Minnie?' aku baru sadar tak melihatnya sejak tadi.
'Dalam masa pemulihan. Baru selesai operasi cangkok ginjal.'
'Ah...'
'O,ya. Datanglah tanggal 14 maret nanti ke sungai Han. Kita semua berkumpul di sana. Jangan sampai kau tidak datang, Su.'
'Aku pasti datang, hyung.' :D
'Bye.' ia berdiri dan melangkah.
'Eh? Sudah mau pulang.?'
'Aku harus mengunjungi Yoochun juga.' :D
'Aa,araseo.. Aku tadi baru mengunjunginya. Perban matanya akan di lepas besok. Hyung datang kan?'
Ia tak menjawab. Langsung melangkah pergi. Tak biasanya begini..
--end Junsu POV--

-Yoochun POV-

Tap.tap.tap.
Langkah kaki ini sepertinya aku mengenalnya. Apa benar ini dia?
'Yunho,Hyung?'
Orang itu berhenti di samping ranjangku. 'Tak ku sangka kau mengenalku.' sahutnya riang.
'Tak ada yang punya langkah kaki sepertimu, hyung.'
Ku dengar ia tertawa.
Air mataku tiba-tiba saja merembes. 'Baru sekarang kita bisa bertemu. Tapi aku masih belum bisa melihat wajahmu, juga yang lain..'
'Aish.. Kau masih saja jadi crying baby.'
'Mian hyung..aku-'
'Gwenchana.' potongnya. 'Besok kau bisa melihat lagi kan?'
Aku mengangguk sambil menyeka air mataku.
Kurasai yunho menepuk pundakku. 'Datanglah ke sungai Han tanggal 14 ini. Kita rayakan kebersamaan kita.'
'Jeongmal?'
'Hm-mm.'
'Whaa.'
'Aku menunggu di sana.'
'Eh? Kenapa tidak sama-sama?'
Tak ada jawaban. Hanya angin menyapa tubuhku.
'Hyung?'
Senyap.
'Kau masih di sini kan?'
Tak ada suara. Aku meraba sekitarku. Tak ada. 'Ya,hyung! Jangan bercanda denganku!'
'Wae,yoochun-ah?'
'Manajer?'
'Apa ada yang sakit?' suara manajer terdengar panik.
'Anni. Apa tadi anda melihat Yunho hyung?'
'Eh?'
'Apa dia masih di sini? Aku tak mendengar dia melangkah pergi.'
'Tak ada siapa-siapa di sini selain kita. Juga... Tak ada yang masuk atau keluar dari ruangan ini selain perawat pagi tadi.'
'Mwo? Andwe. Anda pasti bekerja sama dengan hyung kan?' aku tertawa sendiri dengan pikiranku.
'Mungkin itu cuma imajinasimu.'
'Tapi-.'
'Istirahatlah...'
Aku diam. Awas saja kalau kalian mengerjaiku, batinku.
Tapi anehnya, esok hari aku membuka perbanku, yang kutemukan hanya Junsu, Jaejoong, dan uri maknae.
'Mana leader?'
'Entahlah.. Dia tak bisa datang sepertinya.' sahut Junsu. 'Saat kutanya, dia tak menjawab.'
'Dia tak bilang apa-apa padaku kecuali menjenguk kalian dan ke sungai Han tanggal 14 nanti.' ujer changmin.
'Ini aneh kan?' ujer Jae Joong.
Kami mengangguk.
Kami tak berhasil menghubunginya. Manajer juga tak mengijinkan kami keluar. Kami harus istirahat. Kabur pun tak bisa. Kondisi fisik kami masih belum mengijinkan.
Tapi, kenapa harus tanggal 14 ya?
-end yoochun POV-

Author POV

JaeYooSuMin datang bersamaan. JaeYooSu datang dalam satu mobil. Mereka memakai mobil Yoochun. Sedang Changmin datang dengan mobilnya sendiri.
Ketika ia keluar JaeYooSu menyambutnya dengan senyum lalu saling memeluk. hal lama yang tak mereka lakukan.
'Yunho hyung tidak datang bersamamu?' tanya Junsu.
Changmin mengangguk.
'Di mana dia sekarang?' Yoochun bicara sambil melihat sekitar.
Yang lain berjalan pelan menyusuri sungai sambil mencari sosok Yunho.
'HP-nya masih tak aktif..' gumam Changmin sambil menutup hp-nya.
'Mencariku?' suara bass milik seseorang terdengar. Serempak mereka menoleh.
Senyum khas Yunho langsung menyapa.
'Hyung?'
=D
Mereka lantas saling berpelukan.
'Ah..lama sekali kita tidak keluar berlima seperti ini kan?' ujer Jae Joong.
Semua mengangguk.
'Baiklah, pertama-tama kita ke rumah makan favorite kita. Lets go!' ujer YUnho semangat.
--
Mereka memesan makanan yang mereka suka di sana. Bercanda di sela-sela makan. Tak peduli dengan tatapan aneh pengunjung. Juga, dengan senang hati berfoto bersama.
'Eh?' seorang fans tampak terkejut dengan hasil kamera di HP-nya.
'Wae?' tanya temannya.
'Apa..kalian datang bersama Yunho oppa?'
'Nde..' mereka menjawab bersamaan.
Mata gadis itu mulai berkaca-kaca.
Yunho tersenyum padanya. 'Bukankah sudah kubilang, kami merayakan kebersamaan kami berlima nanti malam?'
Air mata gadis itu jatuh.
'Apapun yang terjadi aku pasti memenuhi janjiku, bukankah aku berkata begitu?'
Yang lain heran melihat gadis itu menangis.
'Yunho oppa ada di sini?!' seorang gadis lain mendekat. 'Oppa, aku selalu percaya padamu..'
'Khamsahamnida...' ujer Yunho bahagia.
Gadis itu ikut menangis.
'Kami pasti merindukanmu oppa.' ujer yang lain.
'Nde. Nado bogoshipda...'
Mereka menangis kian hebat.
'kenapa sikap mereka aneh padamu, hyung?' tegur Changmin. Yunho hanya tertawa simpul.
--
Mereka kembali ke sungai Han setelah membeli kembang api terlebih dahulu.
Mereka puas bersenang-senang hingga tak sadar hari telah malam.
Yunho meluncurkan kembang api pertama.
'Ini untuk ulang tahun dan kesembuhanmu, Boo.' ^^
'Gomapta..' ujer Jae Joong.
'Ini untukmu,Minnie.'
Kembang api kedua menghiasi angkasa.
'Saengil chukae,' lirih Yunho.
'Gomaweo, hyung..' ia menyeka air matanya.
'Kenapa malah terasa seperti perpisahan?' ujer Changmin lirih.
'Ya.!' Yunho menepuk pundak Changmin. 'Kau membuat yang lain ikut sedih.'
'Mian hyung..'
'Ini untukmu, Su-ie. Chukae...'
'Gomaweo, hyung.'
'Ini untukmu, Chunnie. Saengil chukae..'
'Jeongmal gomaweo hyung...' T__T
'Kalian pasti bisa memenuhi janji itu kan?'
'eh?'
'Album internasional DBSK, kalian pasti bisa mewujudkannya.'
'Yah! Jung Yunho! Kau juga ikut kan?'
'Nah, ini kembang api yang terakhir. untukku. Aku sungguh menyayangi kalian.'
'Kajjima oppa,' suara teriakan dari belakang.
Mereka menoleh. Tak sadar ada banyak fans memenuhi sungai Han.
'Mian,' ujer Yunho. Dia menghidupkan kembang api tersebut.
'ANDWE OPPA!' teriak mereka hampir bersamaan. Mereka menangis.
'Hyung, kau mau pe-' kata-kata Junsu terhenti ketika Yunho tak lagi di tempatnya.
--
Mereka tak berhasil menemukan Yunho. Ketika esok paginya mereka menuju apartemen Yunho, tak ada siapa-siapa.
Mereka menuju rumah manajer,
Manajer justru membawa mereka ke kediaman orang tua Yunho.
Mereka tampak syok melihat keluarga Yunho mengenakan pakaian duka.
'Ini hari ke 10, dan fans masih berdatangan. Dia... dia sudah meninggal saat.. Saat kalian menjalani operasi kalian.'
'MWO?' ujer Junsu kaget.
'Andwe! Dia masih bersama kami tadi malam.' Junsu mencoba tak percaya.
'Aku juga tak percaya. Tapi.. Aku juga melihat sosoknya malam tadi.'
'Anda pasti bercanda,' Yoochun menggeleng-gelengkan kepalanya.
'Mari, kuantar kalian ke makamnya.'
'EH???'
--
Brug!
Changmin langsung berlutut ketika melihat tulisan di nisannya.
JUNG YUNHO
7 Maret 2013
Yoochun langsung menutupi wajahnya. Airmatanya telah jatuh.
Junsu mematung dengan mata nanar.
Jae Joong, ia terduduk sambil berkata, 'Wae?' disela isakannya.
'Dia meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit di mana kalian di rawat. Ia ingin mengikuti jalannya operasimu Jae Joong. ia senang ketika ia mendengar ada donor jantung untukmu. Ia juga mengabarkan ia mendapatkan donor hati untukmu, Su. Tapi belum juga ia sampai di rumah sakit, ia mengalami kecelakaan itu, tepat di jalan sekitar sungai Han. Beberapa kali ia pingsan dan siuman. Ketika siuman ia bilang: 'aku tahu aku tak tertolong lagi hyung. Jadi aku mohon berikan mata dan ginjalku untuk Yoochun dan Changmin'.'
Yoochun dan Changmin tergugu seketika. Jae Joong dan Changmin memeluk mereka erat.
--
12 Januari 2014

konser DBSK sukses besar. meski sesekali terdengar tangis di sana. album internasional mereka menduduki peringkat 10 besar di chart internasional.
'khamsahamnida!!!' ujer mereka bersamaan. mereka saling berpegangan tangan. lalu membungkuk hormat.
mereka berdiri kembali lalu menatap sudut kanan mereka. tampak satu sosok melambai hangat. sosok yang hanya bisa mereka lihat dan akan menghilang ketika semua janjinya terpenuhi.
'Uri DBSK!' ujer mereka serak.
'u-know!' sahut fans.
benar nama grup mereka rubah menajdi DBSK= u-know. mereka akan terus mengenang leader terbaik mereka.
'aku sudha memenuhi janjiku kan?'. Changmin mengangguk dan bersuara, 'Yunho hyung!! kau sudha memenuhi janjimu. gomapta!! kau pasti tenang sekarang.'
bayangan Yunho tampak mengangguk ceria. 'gowaeo...' bisiknya dan itu cuma bisa di denagn member dbsk.
'jeongmal gomaweo hyung. kami apsti merindukanmu.' sahut Junsu.
'sangat-sangat merindukanmu.' bisik Yoochun. ia terisak sekarang.
fans terisak sekarang. ikut larut dalam kesedihan para member.
'nado... bogohipda...' jawab Yunho pelan. dan kemudian sosoknya menghilang.

-end-

ottokhe??? comment please ^______^

No comments:

Post a Comment