There was an error in this gadget

Tuesday, September 27, 2011

FF "Heart" chap 5

Title: Heart Genre: Romance Tokoh: 1. Lee Hyun Ae (tokoh utama/pembaca/siapa saja yang mau lah) 2. Kim Soo Ae 3. Park Yong Kyo (shbt Hyun Ae) 4. Jung Ji Hyun 5. Kim Hyun Joong 6. Jung Yunho 7. Kim Jae Joong 8. Lee Song Yi (sahabat Soo Ae) Chapter 5 Two Heart -Hyun Ae POV- Pernahkah kalian membayangkan situasi yang kualami sekarang? Aku bertunangan dengan seseorang, dan mulai belajar mencintainya. Tapi kenyataannya dia tak bisa mencintaiku. Di sisi lain, seseorang hadir dari masa laluku dan membawa kehangatan yang kurindukan, namun dia telah dimiliki orang lain. Dia menawarkan sekeping cinta yang dulu begitu kuharapkan. Jika kalian jadi aku, apa yang akan kalian lakukan? Akhir-akhir ini aku jadi tertutup, termasuk pada Yong Kyo. Aku seperti di kejar-kejar rasa bersalah. Aku takut, tapi tidak membaginya pada seorangpun. Kenapa aku bisa berada di situasi ini? Sms dan telopon masuk setiap hari dari Yunho oppa, semuanya menunjukkan perhatian dan cinta yang sangat. Hyunjoong yang kukira cukup romantis, ternyata tidak peduli denganku. Dia sibuk dengan pekerjaannya di kantor. Sedang rumah tangga Yonho oppa dan Ji Hyun, istrinya, baik-baik saja. Yunho oppa bilang kalau Ji Hyun unnie adalah istri yang sangat baik. Salahkah jika aku lebih senang bersama Yunho oppa jika tunanganku itu tidak mencintaiku? Dia menyimpan perempuan lain di hatinya. Soo Ae, atau... Soo-ie, panggilan sayangnya. Mengingat hal itu hatiku terasa di tusuk duri. I know that i can’t be like this If i say thay it’s a lie, a lie Will my heart go back (Mean Heart by T.Max) Tanpa sepengetahuan dia, aku menangis. Menangisi diriku, juga ketidakperhatian dirinya. Jujur, aku... sepertinya merindukan sapaan lembutnya, senyum manisnya, dan caranya memanggil namaku. Dia tidak menelpon dan juga mengirim sms. Mungkin baginya aku sudah tidak ada. Is not a good heart to me It’s such a bad heart It’s a bad heart It’s a bad heart (Mean Heart by T.Max) Umma kadang bertanya, kenapa aku tidak jalan-jalna dengan Hyun Joong. Maka dengan dingin aku menjawab, ’tanya saja dengan dia’. Apakah aku marah? Mungkin. Hingga suatu malam, dia menelponku. Nyaris menangis saat sapaan lembutnya terdengar di telingaku. ”Annyeong... apa aku mengganggumu?” pertanyaan yang sering dia tanyakan ketika menelpon. Aku merindukannya! ”Anni. Wae oppa?” aku berusaha meredam kegembiraanku. ”Bisakah kita bertemu? Ada hal yang ingin kubicarakan.” ”Nde. Di mana?” ”Aku di taman dekat rumahmu sekarang.” ”Aku segera ke sana oppa.” ”Mm.” dia lalu menutup telpon. Aneh. Kali ini tanpa salam penutup. Ah, mungkin karena kami akan bertemu langsung sebentar lagi. Aku langsung mengambil jaketku dan berlari keluar. Menuju taman. Tepat di bawah lampu taman kulihat sosoknya bersandar pada sisi kanan mobilnya. Aku mendekat. ”Oppa...” panggilku. Alhought my love is still awkward If by any chance you can hear ny heart If it’s different from ”I’m sorry” Give a smile (Wish You’re My Love by SS501) Dia menoleh. Senyumnya tak seperti biasanya. Ada apa? ”Mian Hyun Ae-ah. Tapi aku harus pergi untuk waktu yang lama.” ”Eh? Ke mana?” ”Entahlah. Yang jelas... ke tempat di mana aku bisa berpikir jernih tentang kita.” ”Maksud oppa?” ”Aku ingin memberi waktu untuk kita agar saling evaluasi.” ”Wae? Bukankah...beberapa hari lagi pernikahan kita?” ”Apa artinya sebuah pernikahan sementara kita masih seperti ini Hyun Ae-ah.” nada bicara terdengar lelah. Aku memandangi wajahnya. Baru kusadari sekarang ini dia lebih kurus dan pucat. “Bagaimanapun... aku tidak bisa memaksamu mencintaiku kan, Hyun Ae-ah?” “Annio oppa! Aku... aku... aku hanya tidak tahu harus memulai dari mana. Tapi, aku juga tidak mau memaksa oppa mencintaiku.” ”Anni Hyun Ae-ah. Aku belajar mencintaimu sejak pertama kali kita bertemu. Aku mencari apa yang mebuatku bisa mencintaimu.” ”Pada akhirnya oppa tetap tidak mencintaiku, kan??” ”Sudah.” ”Lalu kenapa ada orang lain?” Dia terkejut. ”Nugu?” ”Park Soo Ae.” Keterkejutannya semakin bertambah. ”Atau.. Soo-ie-nya Hyunnie!” Ia kembali terkejut. Namun kemudian segera bertanya. “Apa seseorang tidak boleh punya masa lalu?” lebih terdengar bergumam. ”Dan dia masih di hati oppa kan?” tandasku. ”Nde. Tapi sebagai masa lalu. Hanya masa lalu yang kutempatkan di tempat yang tidak membuatku mengabaian orang yang kucintai sekarang. Bisakah kau percaya?” ”Di mana Soo Ae sekarang?” ”Di Seoul. Dia ibu rumah tangga yang bekerja. Dia sudah jadi milik seseorang Hyun Ae-ah.” ”Tapi... oppa masih berhubungan dengannya kan?” ”Sesekali. Itupun di forum alumni. Tak lebih. Kami hanya seorang teman dari masa lalu. Seperti kau dengan teman-teman SMAmu.” Aku terdiam. Di matanya aku menangkap kesungguhan. Bagaimana denganku dan.. Yunho oppa. ”Aku tidak pernah memaksamu mencintaiku Hyun Ae-ah. Aku ingin introspeksi diri sejenak.” Aku mersa ketakutan sekarang. Bagaimana kalau dia meninggalkanku selamanya? You know that a person like me No matter how hart I try I can’t erase you Please, hold me (What to Do by Ji Sun) ”Bisakah.... oppa tidak pergi?” Dia menatapku. ”Aku mohon oppa...” aku menahan tangisku yang hampir pecah. Hyun joong masih diam. ”Jika oppa peduli padaku, aku mohon... jangan pergi...” aku menangis sekarang. Perlahan dia mendekatiku. Merengkuhku kepelukannya. Aku balas dengan memeluknya erat. Aku benar-benar tak ingin dia pergi. Dia melepas pelukannya. Menatapku dengan mata lembutnya. ”Hyun Ae-ah...aku belum menayakan pertanyaan ini denganmu.” Aku menatapnya bingung. ”Maukah kau menikah denganku?” Almost paradise Your eyes feel warmer than the sun as the look at me I feel like i have everything in the world (Paradise by T.Max) Sebuah senyum merekah dibibirku. Pertanyaan yang memekarkan bunga-bunga di hatiku. Aku mengangguk dalam tangis. Dia mengecup keningku lamaaa sekali. Aku merasa terbang tinggi kebulan. ”Gomawoyo...” bisiknya pelan. ”Gomawoyo oppa,” balasku. Dia kembali memelukku. Kemudian berbisik lagi. ”Hyun Ae-ah, Saranghae...” Almost paradise Your love for me is brighter than the morning I feel like i have everything in the world (Paradise by T.Max) ”Nado saranghae oppa...” *** Aku resmi menikah dengan Hyun Joong sudah dua minggu. Sejak hari itu aku tinggal di sebuah apartemen yang dibelinya. Ternyata dias udah mempersiapkan rumah untuk hidup bersamaku. Gomawo suamiku... ^^ Sudah saatnya aku menata kehidupanku. Tidak seharusnya aku saling bias, saling merindu, dan membicarakan isi hati masing masing pada Yunho oppa. Aku harus menghindarinya. Aku melepas kepergian Hyun Joong di depan pintu. Dia mengecup keningku kemudian pergi. Aku menutup pintu dan bersiap berangkat ke kampus. Benar, tak ada rencana bulan madu. Pekerjaannya yang banyak dan kuliah yang padat membuat kami mengurungkan niat untuk berlibur jauh-jauh. Baru lima menit Hyun Joong pergi panggilan masuk ke hpku. Dari Yunho oppa. ”Yoboseo...” ”I’m home, honey. Kamu ke kampus?” “Nde, oppa. Hari ini ada ujian.” “Aku jemput, Ok?” “Annio oppa. Hari ini aku bernagkat dengan Yong Kyo dan Jae Joong.” ”Jeongmal? Bagaimana kalau kau batalkan saja, biar aku bisa mengantarmu?” ”Mm.. anni. Tidak enak dengan mereka.” ”Jadi... kau merasa tidak masalah dengan oppamu yang sedih karena tidak bisa menjemputmu?” ”Oppa...” ”Ayolah...” ”Annio oppa! Lagi pula... oppa milik orang lain, begitu juga denganku. Kita akhiri saja. Aku tidak ingin ada yang terluka.” ”Apa orang lain lebih penting dariku?” ”Oppa!! Kenapa kekanak-kanakan begini?” ”Kita bercerai dari pasangan kita, kemudian kita menikah, ottokhe?” ”Anni!!!” aku menolak tegas. ”Wae?” Aku diam. ”Aku mencintaimu sejak dulu Hyun Ae-ah. Dan kau pun begitu.” ”Tapi...” ”Apapun... mari kita cari berdua!” ”Cukup oppa!” ”Aishh...” dia mendesis kesal. ”Kenapa kau mempermainku??” ”Mianhae oppa. Jeongmal mianhae... aku memilih mundur.” “Kamu egois Hyun ae-ah!!” ”Mianhae oppa...” ”Aku akan terus mengejarmu!” ”Oppa, kau punya Ji Hyun unnie!” ”Tapi hatiku untukmu. Selamanya akan begitu!” ”Oppa...cukup!” aku terisak. ”Aku tidak akan merubah pikiranku!” ----End Hyun Ae POV---- -Yunho POV- ... ”Aku tidak akan merubah pikiranku!!!” tegasku padanya. Aku heran, kenapa dia berubah? Ke mana HyunAe yang selalu membalas perasaan dan perhatianku? Apa dia sudah jatuh cinta dengan Hyun Joong itu? Apa aku tak bisa menggenggam hatinya lagi??? apakah aku sudah terlambat???? please, do not go far away please, do not go far away where I can’t find you do not go so far away do not go so far away It can’t happen like this It can’t be come back to me please! To me please… I beg of you… don’t leave, don’t leave… promise to me…. please… (If You Can’t by Jung Min) ----End Yunho POV---- -Hyun Ae POV- Yunho oppa menutup telpon. Aku gemetar. Tidak pernah terpikirkan olehku kalau Yunho oppa senekad ini. Untung aku tidak memberitahunya alamat apartemen ini. Untung saja... Aku teringat Hyun Joong. Belakangan kuakui aku benar-benar jatuh cinta padanya. Aku ingin dia terus menyayangiku. ^^ Dengan rasa rindu yang tak tertahankan lagi (ceile....) aku menatap fotonya yang tersenyum. OMO!!! Suamiku benar-benar tampan! Hehehe... Ah, aku benar-benar merinduaknnya. ”Annyeong suamiku...” aku menelponya. Hihihi.... ”Annyeong istriku...” ”Sudah sampai kantor?” ”Mm... baru saja. Wae?” ”Bogoshipda...” Pasti dia tersenyum sekarang. ”Jeongmal?” ”Nde.” Kami diam. Dengan gemas aku memanggilnya. ”chagiya... do you miss me too?” Pasti dia tersenyum lagi. “Nde. Bogoshipda chagiya...” Aku menutup telpon dengan senyum lebar terukir dibibirku. Sepertinya lagu cinta mengalun di hatiku. Aku berangkat ke kampus. Yong Kyo dan Jae Joong yang belakangan mulai akrab terus menggodaku. Apalagi dia membongkar foto-fotoku bersama Hyun Joong yang tersimpan di laptop. ”Omo!!! Ajaib. Rasanya baru kemarin kamu bilang tidak akan jatuh cinta padanya, hihihi... sekarang, sudah benar-benar kayak cauple di drama-drama, ckckck!” ”Ya udah, cari pasangan sana!” ujarku. “Susah nyarinya!” “Ya udah, sama aku saja Yonggie?” yonggie? Aku melihat ke arah Jae Joong. Ah... bunga-bunga cinta bermekaran di hatinya dan itu... karena Yong Kyo? Hhaha, harapanku jadi nyata. “Kamu?” Mulailah perdebatan seperti biasanya dari mereka berdua. Aku mengamati mereka sambil tertawa. Sebuah sms masuk dari Hyun Joong. ”Aku mencintaimu. Kau menyejukan hatiku lebih dari sejuknya embun pagi. Menenangkanku dengan kelembutan yang lebih lembut dari semilir angin. Jika aku harus memberikan seluruh isi dunia padamu agar kau tetap di sisiku, pasti akan kuberikan (meski itu hanya dalam mimpiku). Aku berterima kasih pada tuhan karena Dia menjadikanmu belahan jiwaku. Saranghae youngwonhi chagiya...” Aku tersenyum dan membalas. ”Dan kau akan mendapati ku di sudut ini. Mencintaimu. Kau tak perlu memberikan seluruh isi dunia karena kau sendirilah duniaku. Saranghae oppa... ^^” --------------------------------------------------------------------------------------------------- KKYAAAAAAAA!!!!!!! *teriak kencang dalam hati* saya histeris sendiri menulis sms untuk kudua cauple di atas. Membayangkan itu Hyun Joong sesungguhnya dan saya Hyun Aenya *reader nimpukin buku, gak terima* Mianhe... *author meringis kesakitan* Tolong jangan marah... tetaplah tinggalkan coment kalian dan like juga kalau suka.

No comments:

Post a Comment