There was an error in this gadget

Tuesday, September 27, 2011

ff "Heart" chap 2

langsung aja Title: Heart Genre: Romance Tokoh: 1. Lee Hyun Ae (tokoh utama/pembaca/siapa saja yang mau lah) 2. Kim Soo Ae 3. Park Yong Kyo (shbt Hyun Ae) 4. Jung Ji Hyun 5. Kim Hyun Joong 6. Jung Yunho 7. Kim Jae Joong 8. Lee Song Yi (sahabat Soo Ae) Chapter 2 Can you... ”Benarkan kamu mau kawin dengan ajushi itu?” todong Yong Kyo pagi itu ketika aku baru masuk ke dalam gedung kuliah. Tentunya setelah ia berhasil mengusir si Jae Joong dari ruang kelas itu. Ugh...haruskah aku menceritakan yang sebenarnya? Aku sendiri masih belum menyimpulkan apapun. ”Ya!!!” Yong Kyo berteriak di depanku. Membuatku kembali ke bumi. Aku menatapnya. “Wae?” dia balik menatapku, “Jangan-jangan, ajushi itu benar-benar harebushi ya?” ”Gawat Yong Kyo-ah. Dia.... dia...” “Dugaanku benar kan?” Aku menggeleng tegas. ”Lalu?” ”Dia... dia mirip banget sama Ji Hoo sunbei...” ”MMWWOOO???? Ji Hoo sunbei? BBF?” aku mengangguk. ”Tidak mungkin! Kurasa kau perlu memeriksa matamu, Hyun Ae-ah! Jangan-jangan katarak!” ”Ya!!!” aku memukul pundakknya. Yong Kyo menatapku tak percaya. “Kau serius,” desisnya. Aku kembali mengangguk tegas. “Ja... jadi... kau... menyukainya?” “Entahlah...” “Ah... pabo!!!” “Aku bingung chingu...” “Aissh... yang bisa kupesankan hanya...mudah-mudahan dia bisa membuatmu lupa dengan cowok itu.” “Mwo? Itu bukan pesan namanya!” Perdebatan kami tidak berlanjut, karena dosen sudah datang. @ Yong Kyo’s House Sampai jam 1 siang ini aku tidak bisa memikirkan apapun. Tiga minggu?? Apa masih bisa merubah segalanya? Tapi... buat appa pertunangan sama saja dengan pasti menikah. Tidak mungkin batal. Ottokhe...?? Beberapa menit yang lalu umma mengirim sms kalau gedung, catering, dan pakaian pengantin sudah di urus oleh dia dan Mrs Kim a.k.a calon mertuaku. Kami (maksudku aku dan duplikat Ji Hoo) tinggal memilihnya saja sekalian mengukur. Juga memilih gaun dan setelan jas untuk pertunangan kami. Zzzz.... zzzz.... HP ku bergetar. Kulihat sebuah panggilan masuk. Seperti ada angin lembut yang berembus di hatiku. Ku jawab. ”Yoboseo...” Yong Kyo masuk ke kamarnya, melihatku mengangkat telpon dia memilih diam. ”Hyun ae-ah, apa aku mengganggumu?” tanya duplikat Ji Hoo di ujung sana. ”Ah, anni. Wae?” ”Syukurlah... tadi umma bilang pulang kuliah kita diminta memilih baju. Ottokhe?” ”Mm... Silahkan duluan Hyun Joong-ssi. Saya mungkin masih lama.” ”Ah, arrasso...” Kami terdiam beberapa saat. ”Itu...kalau... bajunya tidak sama bagaimana?” Aishh... ”Kita bertemu di sana saja. Kebetulan saya membawa mobil. Anda silahkan duluan. Mm.... bisa anda berikan alamatnya?” ”Di daerah barat. Dekat MC donnat.” ”Ah, Saya buta daerah itu.” “Kalau begitu Saya jemput saja. Hyun Ae-ah di mana?” ”Saya sekarang di rumah Yong Kyo, teman saya.” ”Biar ku jemput di sana. Di mana alamatnya.” ”Jalan Xxxxx no xxx.” ”Ok. Tiga puluh menit lagi aku tiba.” ”Nde. Ah, Hyun Joong-ssi?” ”Ye?” ”Boleh... teman saya ikut?” Yong Kyo mendelik. Aku mengegrakkan tanganku. Memohon padanya. ”Tentu.” ”Gomawo...” aku langsung menutup telpon. Yong kyo melotot padaku. ”Kenapa aku harus ikut?” tanyanya. Setengah mati aku membujuknya. Akhirnya dia mau juga. Dengan syarat aku bersedia menemaninya online semalaman bersamanya minggu nanti. 30 menit kemudian HP ku bergetar lagi. Lagi-lagi Hyun Joong menelpon. ”Aku sudah di depan rumah,” katanya. ”Ah. Kami segera keluar.” Aku menutup telpon. ”Duh... yang mau kecan!” Yong Kyo langsung menyambar. ”Aishh... kajja!” Aku menariknya keluar. Kulihat dia berdiri di samping kanan mobilnya. Posenya sungguh keren. Aku terpana sesaat. Untungnya segera sadar sebelum dia mendapati ku tengah menganguminya. Kulirik Yong Kyo. Dia tengah ternganga. Aku menyikut pinggangnya. Dia tersadar. ”Annyeong... Park Yong Kyo imnida...” Yong Kyo mengulurkan tanganya. ”Annyeong... Kim Hyun Joong imnda. Calon suamninya Hyun Ae..” balas duplikat Ji Hoo sambil tersenyum manis. OMO!!! Reading the magic spell syal la la Your smile appeared like the warm sunhine My heart is throbbing again (Lovely Day by Park Shin Hye ost. You Are Beautiful) Yong Kyo berbisik di telingaku. ”Dia mirip sekali Hyun Ae ah... benar-benar ukiran hidup...” Aku tersenyum. Ops! Apa aku merasa bangga??!!! Ouch... Hyun Joong membukakan pintu mobil. Mempersilahkan aku masuk ke dalam, duduk di sampingnya. Dia juga membukakan pintu untuk Yong Kyo. Dengan sopan sahabatku itu mengucapkan terima kasih. Sempat terpikir olehku apa yang akan di katakannya jika yang membukakan pintu mobil untuknya adalah Jae Joong. Mungkin kata-kata unik lagi yang akan keluar dari mulutnya, dan pastinya dia tidak akan sesopan ini, hehe... Di mobil, selama perjalanan, Yong Kyo selalu menimpali ucapan orang itu. Aku tertawa dalam hati. Bahkan Yong Kyo yang di matanya cuma ada idolanya saja mengakui bahwa dia... sangat tampan! ^_^ Di tempat penyewaan pakaian pengantin, malah Yong Kyo yang cerewet memilih warna apa, modelnya seperti apa, untuk kami kenakan nanti. Aku dan dia hanya menurut. Habis bagaiamana lagi, pilihannya bagus sih. Setelah memilih ini-itu, kami sepakat gaun biru muda dan jasnya yang senada dengan warna gaun tersebut untuk pertunangan kami dan warna putih dengan banyak motif bunga daisy pada gaunnya akan menajdi gaun pengantinku. Jas untuknya berwarna putih pula. Yong Kyo meminta kami mengepas pakaian tersebut. ”Wow...suit-suit!” Aku dan duplikat Ji Hoo yang sama-sama mencoba baju pertuangan terseipu malu. Dia terlihat tampan sekali dengan setelan jas itu. Lagi-lagi kurasakan angin lembut berembus di hatiku. Just like prince in the fairy tales, look and smile at me Even i do not know that, in my eyes there is only you And don’t know that my heart is throbbing the sound of my heart beats (are Lovely Day by Park Shin Hye ost. You beautiful) ”Ottokhe?” tanyanya. ”Eh..mm... bagus...” ”Kau juga. Kau terlihat manis dengan gaun itu.” Ouch! Sesuatu menacap di hatiku. Seketika wajahku menghangat. ”Hyun joong-ssi, haruskah kita seperti ini?” ”Wae?” ”Saya...rasanya, keputusan ini tanpa memikirkan pendapat saya.” ”Kau... masih menolak Hyun Ae-ah...” wajahnya terlihat sedih. ”Saya... saya hanya ingin menikah dengan orang yang tepat, Hyun Joong-ssi. Tidakkah anda juga begitu?” ”Apakah aku bukan orang yang tepat untukmu, Hyun Ae-ah?” Omo! Ekspresinya membuatku tak tega. Aku menggigit bibirku. ”Saya... saya tidak tahu...” ”Kalau begitu, mau mencobanya denganku?” ”Hyun joong-ssi! Saya bukan kelinci percobaan!!” ”Aku tidak pernah menganggapmu begitu Hyun Ae-ah. Aku yakin kau adalah orang yang kucari selama ini sejak pertama kali melihatmu!” ”Kapan? Kemarin malam?” Tidak mungkin! ”Anni!” Mwo??? ”Akan kuceritakan...” ”Aisshh!!!” aku mendesis kesal. ”Lho, kok masih pakai baju tunangan? Baju pengantinya sudah?” Yong Kyo menyerahkan baju penagntin padaku dan pada orang itu. Sementara pemilik salon hanya bsia geleng-geleng kepala. Malamnya, si duplikah Ji Hoo itu kembali menelponku. Aku mengangkatnya dengan enggan. Lagi-lagi saat suaranya terdengar, hatiku terasa tenang. ”Annyeong...” sapanya lembut. ”Annyoeng....” ”Apakah kau sedang sibuk?” ”Anni.” ”joengmal? Syukurlah... aku pikir aku menganggumu.” ”Wae?” ”Anni. Hanya ingin mendengar suaramu.” ”Oh...” Kami terdiam beberapa detik. ”Hyun ae-ah...” panggilnya. “Nde?” “Bisakah kau memanggilku ’oppa’?” ”MWO???” kurasakan dadaku sesak. Kenapa ini? “Wae?” “Aku.. kau... seperti membuat batas agar orang lain tak boleh memasukinya. Bolehkah jika aku yang memasukinya? Aku ingin lebih dekat denganmu agar kau tahu aku pantas untukmu.” Hyun Joong-ssi... Dia berdehem di ujung sana. ”Mianhae...” ”Arrasso...ah, apa besok kau ada waktu?” ”Nde. Wae?” ”Bagaimana kalau kita jalan-jalan ke taman. Hanya jalan-jalan.” ”Mm`m. Tentu.” ”Jam 3 sore kujemput.” ”Nde.” Usai mengucapan selamat malam dia menutup telpon. Yang aku tidak tahu adalah, bahwa di kamarnya, dia tengah tersenyum gaje pada HPnya. XD ---------------------------------------- Hahaha......... bagi yang suka Hyun Joong pasti merasa seharusnya langsung mengiyakan pertunangan dan pernikahan ini. Bersikap sebagai pasangan yang baik. Dan tanpa di minta memanggilnya ’oppa’ dengan manja. Gakgakgak, kalau itu dunia nyata aku pun pasti melakukan hal ini. Sayangnya ini dunia fanfic, jadi kita buat sedikit lebih lambat dan... sedikit menolaknya, hehehe..... tidak apa-apa kan Hyun Joong oppa ;D RCL ya Chingu??!!!!!!!!!

No comments:

Post a Comment